Di rumah kayu yang teduh, Azi, Dara, dan Bubu duduk bersila rapi. Di hadapan mereka terhidang tepak sirih—lengkap dengan sirih, pinang, kapur, dan gambir. Hari itu, mereka tidak sekadar makan bersama, tetapi belajar adab, memahami makna sopan santun, dan merasakan hangatnya nilai adat Melayu Riau.
Buku Makan Beradat Sirih Pinang dan Cerita Lainnya mengajak anak-anak menyelami dunia adat dan adab Melayu Riau melalui kisah tiga sahabat yang penuh rasa ingin tahu. Dari cara duduk yang tertib, berbicara dengan santun, menghormati orang tua dan tamu, hingga makna simbolik sirih pinang dalam kehidupan masyarakat Melayu, setiap cerita menjadi jendela kecil untuk memahami kebijaksanaan leluhur.

Judul Buku:
Makan Beradat Sirih Pinang dan Cerita Lainnya
Genre:
Cerita Anak
Penulis:
Fi Zhilalil Muhammad
Jumlah Halaman:
56 Hal + xiv
Ukuran Buku:
A5 (148×210)
ISBN:
–
Harga:
–
Tahun:
2026
Penerbit:
PT. Narawita Swarna Persada
Disampaikan dengan bahasa yang lembut dan mudah dipahami, buku ini menanamkan nilai budi pekerti, tenggang rasa, kesantunan, dan penghormatan terhadap tradisi. Anak-anak diajak menyadari bahwa adat bukanlah aturan yang membatasi, melainkan pedoman hidup agar manusia saling menghargai dan hidup beradab.
Buku ini sesuai untuk dibaca di rumah maupun di sekolah, sebagai bacaan penguatan karakter berbasis budaya lokal.
Karena adab mendahului adat, dan dari budi yang baik, tumbuhlah marwah diri.









