Di tanah Melayu, kesenian adalah bahasa hati—nasihat yang disampaikan dengan irama, petuah yang hidup dalam syair, dan cerita yang tumbuh di tengah masyarakat.
Melalui buku Syair Bersahut Madihin dan Cerita Lainnya, anak-anak diajak menyusuri dunia kesenian tradisional Melayu bersama tiga sahabat: Azi, Dara, dan Bubu. Dengan rasa ingin tahu dan keceriaan mereka, pembaca diperkenalkan pada Syair Bersahut Madihin, rarak yang bergema di halaman kampung, hingga tenun, pantun, dan musik rakyat yang lahir dari denyut kehidupan sehari-hari. Setiap kisah hadir sebagai jendela kecil untuk mengenal jati diri budaya Melayu.

Judul Buku:
Syair Bersahut Madihin dan Cerita Lainnya
Genre:
Cerita Anak
Penulis:
Fi Zhilalil Muhammad
Jumlah Halaman:
76 Hal + xiv
Ukuran Buku:
A5 (148×210)
ISBN:
–
Harga:
–
Tahun:
2026
Penerbit:
PT. Narawita Swarna Persada
Kedekatan tokoh-tokohnya dengan dunia anak membuat cerita-cerita dalam buku ini terasa hangat dan membumi. Melalui pengalaman Azi, Dara, dan Bubu, pembaca diajak belajar tentang sopan santun, kebersamaan, kecintaan pada seni, serta pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya. Bahasa yang sederhana, alur yang mengalir, dan pesan yang lembut menjadikan buku ini cocok dibaca sendiri, dibacakan bersama keluarga, maupun digunakan di ruang kelas.
Buku ini merupakan ajakan halus bagi generasi muda untuk mendengar, merasakan, dan mencintai kesenian tradisional. Di sanalah tersimpan suara masa lalu yang menuntun langkah ke masa depan.
Karena seni hidup dalam cerita.
Dan cerita menjaga budaya tetap bernyawa.









