Malam tak selamanya indah. Begitu pula dengan lusa, tidak melulu tentang harap yang melaju sesuai rancangan. Beberapa kali kerikil itu mungkin membuatmu jatuh lalu berdebam. Namun, apakah luka menjadi virus mematikan untuk para pejuang? Darah yang mengucur menjadi alasan untuk mundur dan berhenti?
Tidak mengapa…
Jika sesekali tangismu pecah. Harapanmu layu, dan ragamu teramat lelah untuk bersandiwara. Dihalaman berikutnya, aku hanya ingin menjadi badut penghiburmu (itupun jika kamu mengizinkannya). Aku akan mengajakmu berkeliling dalam melodi rasa yang tak selamanya indah. Pertunjukan memukau dengan nada yang berbeda-beda. Hey! bahkanlagufavoritmutidakhanyadengansatuinstrumen,bukan?Begitu pula dengan setiap kejadian. Ada kalanya hatimu rapuh, kecewa tak tentu arah. Ada kalanya pula tawamu merekah dan senyummu terlihat ramah.
Kalian sudah baca bukan main title nya? “Orkestra Sebuah Rasa” ini adalah permainan hebat yang akan diperankan langsung oleh singa yang kuat dan gagah berani. Tidak mundur walaupun terbanting berkali-kali. Apalagi untuk kata mengeluh. Tidak ada istilah itu dalam kamus hidup mereka. Disini bukan hanya ada aku dan kamu. Melainkan “kita”, yang sedang berjuang melawan hiruk-pikuk dunia yang melelahkan. Selingan kata barangkali bisa menjadi petunjuk, bahwa permainan kita belum benar-benar usai.
Kita masih punya banyak halte untuk beristirahat. Masih banyak ruang untuk berbagi rasa. Aku yakin! Suatu hari nanti cahayamu akan terang, mustahilmu akan menjadi berhasil, dan keberadaanmu hari itu, berdiri diatas doa yang kau untai dahulu…

Judul Buku:
Orkestra Sebuah Rasa
Penulis:
HireinAssabil
Jumlah Halaman:
122 Hal + xii
Ukuran Buku:
A5 (148 × 210)
ISBN:
Tahun:
2025
Harga:
80.000,-
Penerbit:
PT. Narawita Swarna Persada







