Di sebuah teratak kecil di pinggir sungai. Tersebutlah seorang gadis cantik nan jelita. Wajahnya bak pualam, rambut bergelombang laksana mayang terurai. Jika berjalan, bunga-bunga seakan tertunduk malu.
Gadis itu bernama Sarianum.

Judul Buku:
Legenda Rawang Tengkuluk
Genre:
Cerita Rakyat / Legenda Nusantara
Penulis:
Fi Zhilalil Muhammad
Jumlah Halaman:
24 Hal + iv (Full Warna)
Ukuran Buku:
230 mm × 190 mm
ISBN:
–
Harga:
32.500,-
Penerbit:
PT. Narawita Swarna Persada
Buku Legenda Rawang Tengkuluk menghadirkan sebuah kisah rakyat Melayu yang sarat makna, dikisahkan dengan bahasa sederhana dan ilustrasi penuh warna yang memikat mata anak-anak. Ceritanya berawal dari seorang anak yang hidup bersama ibunya. Namun, seiring waktu, sang anak tumbuh menjadi pribadi yang sombong dan durhaka. Ia tidak lagi menyayangi dan menghormati ibunya.
Keangkuhan itu pada akhirnya berbuah malapetaka. Dalam perjalanannya, sang anak durhaka dihukum oleh alam. Ia tenggelam di sebuah rawa yang kemudian dikenal dengan nama Rawang Tengkuluk. Nama rawa itu menjadi tanda sekaligus peringatan bagi generasi berikutnya, bahwa durhaka kepada orang tua hanya akan membawa kesengsaraan.
Kekuatan buku ini terletak pada ilustrasinya. Setiap halaman dihiasi gambar berwarna yang cerah dan ekspresif, mulai dari wajah penuh kasih sang ibu, hingga suasana rawa yang mencekam ketika sang anak tenggelam. Hal ini membuat anak-anak lebih mudah membayangkan jalannya cerita sekaligus memahami pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Bahasanya sederhana, mengalir, dan mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar. Tanpa terasa, pembaca diajak menyelami nilai-nilai luhur yang diwariskan nenek moyang melalui cerita rakyat. Pesan moral tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, rendah hati, dan tidak melupakan asal-usul, tersampaikan dengan jelas dan menyentuh.
Meski demikian, cerita dalam buku ini cukup singkat, sehingga beberapa bagian terasa berjalan cepat. Bagi pembaca yang lebih dewasa, mungkin ada keinginan agar latar belakang tokoh digambarkan lebih mendalam. Namun, kesederhanaan ini justru menjadi kelebihan bagi pembaca cilik, karena membuat cerita mudah diikuti dari awal hingga akhir.
Legenda Rawang Tengkuluk bukan sekadar bacaan ringan, melainkan jendela menuju kearifan lokal yang patut dijaga. Ia mengingatkan kita bahwa cerita rakyat bukan hanya hiburan, tetapi juga pelita yang menuntun generasi muda agar tumbuh dengan nilai-nilai kebaikan. Buku ini layak menjadi teman di rumah, di sekolah, maupun di perpustakaan anak.









