Di sebuah balai kecil di depan rumah, Azi, Dara, dan Bubu duduk bersila bersama kawan-kawan mereka. Angin sore berembus pelan, tawa ringan terdengar, dan dari obrolan sederhana tentang baju yang mereka kenakan, cerita pun mengalir tentang pakaian Melayu Riau—tentang adat, kesopanan, dan jati diri.
Melalui buku Sehari-hari yang Beradat dan Cerita Lainnya, anak-anak diajak menyusuri makna pakaian Melayu Riau dalam kehidupan sehari-hari. Bersama tiga sahabat yang ceria ini, pembaca mengenal baju kurung, baju cekak musang, teluk belanga, kain samping, serta ragam penutup kepala, bukan hanya sebagai busana, tetapi sebagai tuntunan adab yang mengajarkan kesantunan, kehormatan, dan kebersahajaan.

Judul Buku:
Sehari-hari yang Beradat dan Cerita Lainnya
Genre:
Cerita Anak
Penulis:
Fi Zhilalil Muhammad
Jumlah Halaman:
56 Hal + xiv
Ukuran Buku:
A5 (148×210)
ISBN:
–
Harga:
–
Tahun:
2026
Penerbit:
PT. Narawita Swarna Persada
Dengan bahasa yang ringan dan alur yang hangat, setiap cerita memperlihatkan bagaimana pakaian dipakai sesuai waktu, tempat, dan keadaan—di rumah, di sekolah, di acara adat, hingga saat bermain bersama. Anak-anak belajar bahwa berpakaian bukan sekadar terlihat indah, melainkan cara menghormati diri sendiri, orang lain, dan budaya yang diwariskan turun-temurun.
Buku ini adalah ajakan lembut bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai pakaian Melayu Riau sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang beradat.
Karena pakaian adalah cermin budi, dan adat hidup dalam keseharian.









