<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Utama Arsip - Penerbit Narawita</title>
	<atom:link href="https://narawitaswarnapersada.com/category/utama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://narawitaswarnapersada.com/category/utama/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Feb 2026 08:39:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2024/01/cropped-logo-narawita-1-80x80.png</url>
	<title>Utama Arsip - Penerbit Narawita</title>
	<link>https://narawitaswarnapersada.com/category/utama/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petualangan 3 Sahabat: Makan Beradat Sirih Pinang dan Cerita Lainnya</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/utama/makan-beradat-sirih-pinang-dan-cerita-lainnya/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/utama/makan-beradat-sirih-pinang-dan-cerita-lainnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 07:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[3 Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7625</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di rumah kayu yang teduh, Azi, Dara, dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/utama/makan-beradat-sirih-pinang-dan-cerita-lainnya/">Petualangan 3 Sahabat: Makan Beradat Sirih Pinang dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di rumah kayu yang teduh, Azi, Dara, dan Bubu duduk bersila rapi. Di hadapan mereka terhidang tepak sirih—lengkap dengan sirih, pinang, kapur, dan gambir. Hari itu, mereka tidak sekadar makan bersama, tetapi belajar adab, memahami makna sopan santun, dan merasakan hangatnya nilai adat Melayu Riau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buku <em>Makan Beradat Sirih Pinang dan Cerita Lainnya</em> mengajak anak-anak menyelami dunia adat dan adab Melayu Riau melalui kisah tiga sahabat yang penuh rasa ingin tahu. Dari cara duduk yang tertib, berbicara dengan santun, menghormati orang tua dan tamu, hingga makna simbolik sirih pinang dalam kehidupan masyarakat Melayu, setiap cerita menjadi jendela kecil untuk memahami kebijaksanaan leluhur.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://guruku.kosabudaya.id/wp-content/uploads/2026/01/adatdanadab2_kosabudaya.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7628" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Makan Beradat Sirih Pinang dan Cerita Lainnya<br><strong>Genre:</strong><br>Cerita Anak<br><strong>Penulis:</strong><br>Fi Zhilalil Muhammad<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>56 Hal + xiv<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>–<br><strong>Harga:<br></strong>–<br><strong>Tahun:</strong><br>2026<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan dengan bahasa yang lembut dan mudah dipahami, buku ini menanamkan nilai budi pekerti, tenggang rasa, kesantunan, dan penghormatan terhadap tradisi. Anak-anak diajak menyadari bahwa adat bukanlah aturan yang membatasi, melainkan pedoman hidup agar manusia saling menghargai dan hidup beradab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buku ini sesuai untuk dibaca di rumah maupun di sekolah, sebagai bacaan penguatan karakter berbasis budaya lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena adab mendahului adat, dan dari budi yang baik, tumbuhlah marwah diri.</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/utama/makan-beradat-sirih-pinang-dan-cerita-lainnya/">Petualangan 3 Sahabat: Makan Beradat Sirih Pinang dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/utama/makan-beradat-sirih-pinang-dan-cerita-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Rakyat Kuantan Singingi</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/cerita-rakyat-kuantan-singingi/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/cerita-rakyat-kuantan-singingi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 08:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7595</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tanah Kuantan Singingi, setiap kampung menyimpan sebuah...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/cerita-rakyat-kuantan-singingi/">Cerita Rakyat Kuantan Singingi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di tanah Kuantan Singingi, setiap kampung menyimpan sebuah kisah; setiap sungai membawa ingatan; setiap hutan menyelubungi rahasianya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sanalah legenda hidup bukan sebagai dongeng, tetapi sebagai nafas budaya—warisan yang diturunkan dari tutur nenek moyang kepada anak cucu, dari balai adat ke halaman rumah, dari <em>nandong</em> ke ingatan yang tak lekang oleh waktu.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="800" height="1191" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2026/01/ceritarakyatkuantansingingi_kosabudaya.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7597" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Cerita Rakyat Kuantan Singingi<br><strong>Genre:</strong><br>Cerita Rakyat / Legenda Nusantara<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>68 Hal + xiv<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>–<br><strong>Harga:<br></strong>–<br><strong>Tahun:</strong><br>2026<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buku ini menghimpun cerita rakyat yang tumbuh dari bumi, air, dan langit Kuantan Singingi: kisah makhluk bertuah, raja dan putri, harimau penjaga rimba, pusaka sakti, serta manusia yang diuji adat dan takdirnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui bahasa yang lembut namun mengalir, setiap cerita membuka pintu pada dunia lalu—dunia tempat adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah, tempat pepatah dan petitih menjadi penuntun hidup, dan tempat alam bukan sekadar latar, tetapi saksi pada perjalanan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masuk ke dalam kisah-kisah ini seperti melangkah ke hutan yang masih perawan—dengan hati yang rendah dan telinga yang peka. Sebab di Kuantan Singingi, cerita rakyat bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dikenang, direnungi, dan dijadikan petunjuk dalam menapaki hari esok.</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/cerita-rakyat-kuantan-singingi/">Cerita Rakyat Kuantan Singingi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/cerita-rakyat-kuantan-singingi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Bujang Tiu: Cerita Rakyat Kuantan Singingi</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-bujang-tiu/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-bujang-tiu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 05:35:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[3 Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di negeri Teratak Air Hitam, di antara sungai...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-bujang-tiu/">Legenda Bujang Tiu: Cerita Rakyat Kuantan Singingi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di negeri Teratak Air Hitam, di antara sungai yang berliku dan pohon tua yang menyimpan rahasia, lahirlah kisah Bujang Tiu—sebuah legenda yang hidup dari tutur orang tua dan diamnya hutan Melayu Riau. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia bukan sekadar cerita tentang seorang anak, melainkan tentang manusia yang tersesat di batas dua alam: alam yang terlihat dan alam yang tersembunyi.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" width="800" height="1131" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2026/01/legendabujangtiu_kosabudaya2.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7550" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Legenda Bujang Tiu<br><strong>Genre:</strong><br>Cerita Rakyat / Legenda Nusantara<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>68 Hal + xiv<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>&#8211;<br><strong>Harga:<br></strong>&#8211;<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bujang Tiu tumbuh sebagai manusia, berjalan di bawah payung adat dan pantang larang. Namun satu peristiwa membuka pintu dunia bunian—dunia halus yang beradat ketat, berjanji setia, dan tidak memberi jalan pulang bagi mereka yang ingkar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak saat itu, hidupnya berbelah: raga yang merindu dunia asal, dan jiwa yang perlahan ditarik ke alam gaib.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dituturkan dengan bahasa sederhana dan napas etnografis, Legenda Bujang Tiu adalah pengingat bahwa tidak semua jalan boleh dilalui, dan tidak semua panggilan boleh disahut. Sebuah kisah tentang jati diri, kehilangan, dan batas halus yang memisahkan manusia dari yang bukan manusia—untuk dikenang, direnungi, dan diwariskan dari mulut ke mulut, sebagaimana asalnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-bujang-tiu/">Legenda Bujang Tiu: Cerita Rakyat Kuantan Singingi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-bujang-tiu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Puti Piturani: Cerita Rakyat Kuantan Singingi</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-puti-piturani/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-puti-piturani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 11:34:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[3 Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7537</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jauh di tengah rimba belantara, di sebuah negeri...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-puti-piturani/">Legenda Puti Piturani: Cerita Rakyat Kuantan Singingi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jauh di tengah rimba belantara, di sebuah negeri bernama Teratak Air Hitam, tersebutkan Puti Piturani nan jelita. Rupa elok, perangai mulia. Paras tiada banding, budi tiada tanding. Ibarat bulan, ia adalah purnama penuh. Ibarat kembang, ia adalah bunga setangkai. Namun, dibalik keindahan itu, emak Puti Piturani bukanlah manusia, melainkan seekor kerbau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisah ini mengalir pelan, menuturkan cinta ibu dan anak yang melampaui rupa dan wujud, tentang pertemuan dengan seorang pangeran, perpisahan yang menyayat hati, serta penyesalan yang datang terlambat.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" width="800" height="1165" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2026/01/legendaputipiturani_kosabudaya2.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7539" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Legenda Puti Piturani<br><strong>Genre:</strong><br>Cerita Rakyat / Legenda Nusantara<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>68 Hal + xiv <br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>&#8211;<br><strong>Harga:<br></strong>&#8211;<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph">Legenda Puti Piturani bukan sekadar cerita rakyat, melainkan cermin nilai Melayu: hormat kepada orang tua, kesetiaan pada asal-usul, dan keyakinan bahwa kasih sejati tak pernah mengenal syarat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikisahkan dengan bahasa puitis dan nuansa etnografis Melayu, cerita ini mengajak pembaca merenungi satu kebenaran lama: emas boleh hilang kilau, intan boleh retak belah, tetapi kasih ibu kekal sepanjang masa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah cerita yang layak dibaca, dikenang, dan diwariskan dari generasi ke generasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-puti-piturani/">Legenda Puti Piturani: Cerita Rakyat Kuantan Singingi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/utama/legenda-puti-piturani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Derichard H. Putra, Penulis Buku-buku BMR Narawita</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/derichard-h-putra-penulis-buku-buku-bmr-narawita/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/derichard-h-putra-penulis-buku-buku-bmr-narawita/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 11:22:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://narawitaswarnapersada.com/?p=6023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Derichard H. Putra, lahir di Teratak Air Hitam,...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/derichard-h-putra-penulis-buku-buku-bmr-narawita/">Derichard H. Putra, Penulis Buku-buku BMR Narawita</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Derichard H. Putra, lahir di Teratak Air Hitam, Rantau Kuantan pada 14 Desember 1980, adalah seorang penulis, pegiat kebudayaan, dan peneliti yang menaruh perhatian besar pada bidang kebudayaan, sosial kemasyarakatan, serta pendidikan. Sejak awal kiprahnya, ia konsisten mengabdikan diri untuk menggali, mendokumentasikan, dan mengembangkan khazanah kebudayaan khususnya Melayu Riau. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenjang pendidikan yang pernah ditempuh adalah Strata 1 (S1) Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Riau dan Strata 2 (S2) Antropologi FIB Universitas Gadja Mada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai penulis, ia produktif dalam melahirkan karya tulis, baik berupa hasil penelitian, artikel ilmiah, maupun buku. Karya-karyanya banyak dimanfaatkan sebagai rujukan dalam kajian kebudayaan, pendidikan, dan sastra, sekaligus menjadi sarana untuk memperkaya literasi masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Karya Tulis berupa Buku</strong><br>Hingga kini, Derichard H. Putra telah melahirkan sejumlah buku, baik secara perorangan maupun bersama tim. Berikut sebagian karya tersebut:&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><em>Jalan Pulang</em> Antologi Cerpen Pilihan Riau Pos. Yayasan Sagang. 2006.</li>



<li><em>Kumpulan Cerita Rakyat Riau</em>. Dinas Kebudayaan, Kesenian dan Pariwisata Provinsi Riau. 2007.</li>



<li><em>Riau Tanah Air Kebudayaan Melayu</em> <em>bersama Elmustian Rahman dan Abdull Jalil</em>. Program Revitalisasi Pendidikan Tinggi Non Seni Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. 2009.</li>



<li><em>Kayat Rantau Kuantan”. Editor</em>. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau. 2009.</li>



<li><em>Ensiklopedia Kebudayan Melayu Kabupaten Pelalawan</em>. <em>Tim Penulis</em>. Pemerintah Kabupaten Pelalawan. 2010.</li>



<li><em>Ensiklopedia Kebudayaan Melayu Riau</em>. <em>Tim Penulis</em>. Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau. 2012.</li>



<li><em>Lingga Heritage</em>. <em>Tim Penulis</em>. Pemerintah Kabupaten Lingga. 2013.</li>



<li><em>Inderagiri Heritage. Tim Penulis</em>. Pemerintah Kabupaten Inderagiri Hulu. 2013.</li>



<li><em>Seratus Tahun Cerpen Riau</em>. Antologi Cerpen Riau. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau. 2014</li>



<li><em>Puti Bungsu.</em> Antologi Puisi. Unri Press. 2015</li>



<li><em>Buku Pegangan Guru Budaya Melayu Riau</em>. <em>Tim Penulis</em>. Lembaga Adat Melayu Riau. 2018</li>



<li><em>Ensiklopedia Kebudayaan Bengkalis</em>. Tim Penulis. Pemerintah Kabupaten Bengkalis. 2018</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas X,</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar</em>. Narawita Swarna Persada. 2019.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas XI</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar</em>: Narawita Swarna Persada. 2019.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas XII</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar</em>. Narawita Swarna Persada. 2019.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SMP/MTs Kelas VII</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar</em>. Narawita Swarna Persada. 2020.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SMP/MTs Kelas VIII</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar</em>. Narawita Swarna Persada. 2020.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SMP/MTs Kelas IX</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar</em>. Narawita Swarna Persada. 2020.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas I</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar</em>. Narawita Swarna Persada. 2021.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas II</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar.</em> Narawita Swarna Persada. 2021.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas III</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar.</em> Narawita Swarna Persada. 2021.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas IV</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar.</em> Narawita Swarna Persada. 2021.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas V</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar.</em> Narawita Swarna Persada. 2021.</li>



<li><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas VI</em> <em>bersama Taufik Ikram Jamil dan Syaiful Anuar.</em> Narawita Swarna Persada. 2021.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas I Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas II Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas III Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li>Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas IV Kurikulum Merdeka. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas V Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SD/MI Kelas VI Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas X Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas XI Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas XII Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. <em>Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas XII Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SMP/MTS Kelas VII Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SMP/MTS Kelas VIII Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Budaya Melayu Riau untuk SMP/MTS Kelas IX Kurikulum Merdeka</em>. Narawita Swarna Persada. 2024.</li>



<li><em>Pancung Alas: Hak-hak Ulayat Melayu Riau</em>. Ekraf LAMR. 2024.</li>



<li>Legenda Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya. Narawita Swarna Persada. 2025.</li>



<li>Legenda Putri Sintong dan Cerita Lainnya. Narawita Swarna Persada. 2025.</li>



<li>Legenda Putri Indera Dunia dan Cerita Lainnya. Narawita Swarna Persada. 2025.</li>



<li>Legenda Rawang Tengkuluk  dan Cerita Lainnya. Narawita Swarna Persada. 2025.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Karya Penelitian</strong><br>Karya penelitian yang pernah dilakukan bersama Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan Lembaga Penelitian Universitas Riau, Pusat Studi Industri Perkotaan Universitas Riau, Tenas Effendy Foundation, dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><em>Kajian/Studi Rencana Strategik Pengembangan Seni dan Budaya Kabupaten Pelalawan</em>. Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Pelalawan dan Pusat Penelitian Kebudyaaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau. 2007.</li>



<li><em>Inventarisasi Kesusastraan Daerah Kabupaten Pelalawan</em>. Dinas Kebudayaan, Kesenian dan Pariwisata Provinsi Riau. 2007.</li>



<li><em>Inventarisasi Simbol-Simbol Adat, Limo Koto Di Tongah Rantau Nan Kurang Oso Duo Puluah</em>. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.<em> </em>2007.</li>



<li>Ekspedisi Kebudayaan 4 Sungai: Sungai Rokan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau kerjasama dengan Pusat Penelitian Kebudyaaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau. 2008.</li>



<li><em>Penyusunan Profil dan Deskripsi Adat Istiadat Daerah</em>. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis dan Tenas Effendy Foundation.<em> </em>2008.</li>



<li><em>Kajian Potensi-potensi Budaya sebagai Objek Wisata Daerah di Kabupaten Bengkalis</em>. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis dan Tenas Effendy Foundation.<em> </em>2008.</li>



<li><em>Penyusunan Profil dan Deskripsi Adat Istiadat Daerah (Reidentifikasi Tradisi Lisan Melayu) di Kabupaten Bengkalis</em>. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis dan Tenas Effendy Foundation.<em> </em>2008.</li>



<li><em>Atlas Kebudayaan Melayu Riau</em>. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau dan Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemayarakatan Universitas Riau. 2009.&nbsp;</li>



<li><em>Ekspedisi Kebudayaan 4 Sungai: Sungai Siak</em>. Pusat Penelitian Kebudyaaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau. 2010.</li>



<li><em>Penyusunan Ensiklopedia Kebudayaan Melayu Pelalawan</em>. Pusat Penelitian Kebudyaaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan. 2010.</li>



<li><em>Penyusunan Ensiklopedia Melayu Bengkalis</em>. Pemerintah Kabupaten Bengkalis. 2011</li>



<li><em>Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Kebudayaan Kabupaten Lingga</em>. <em>Tim Perumus. </em>Pemerintah Kabupaten Lingga Kepulauan Riau. 2011.</li>



<li><em>Ekspedisi Kebudayaan 4 Sungai</em>: Sungai Inderagiri/Kuantan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau dan Pusat Penelitian Kebudyaaan dan Kemasyarakatan Universitas Riau. 2013.</li>



<li><em>Ekonomi Tapak Lapan</em>. Lembaga Penelitian Universitas Riau. 2013.</li>



<li><em>Ranperda Kebudayaan Kabupaten Lingga</em>. <em>Tim Perumus. </em>Pemerintah Kabupaten Lingga Kepulaun Riau. 2013.</li>



<li><em>Etnografi dan Etonobotani Suku Terasing di Riau</em>. Pusat Penelitian Industri dan Perkotaan Universitas Riau. 2016.</li>



<li><em>Penyusunan Ensiklopedia Budaya Bengkalis</em>. Pusat Studi Industri dan Perkotaan (PSIP) Universitas Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. 2017.</li>



<li><em>Pancung Alas pada Masyarakat Adat: Sakai, Bonai, dan Talang Mamak</em>. Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). 2022. </li>
</ul>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph">Rujukan: <br>Derichard H. Putra. 2024. <a href="https://guruku.kosabudaya.id/bukusekolah/sd-mi/buku-budaya-melayu-riau-bmr-untuk-sd-mi-kelas-vi-kurikulum-merdeka/"><em>Budaya Melayu Riau Kurikulum Merdeka untuk SD/MI Kelas VI</em>.</a> Pekanbaru: Penerbit Narawita<br>Derichard H. Putra, dkk. 2024. <a href="https://guruku.kosabudaya.id/bukusekolah/smp-mts/buku-budaya-melayu-riau-bmr-untuk-smp-mts-kelas-viii-kurikulum-merdeka/"><em>Budaya Melayu Riau Kurikulum Merdeka untuk SMP/MTs Kelas VIII</em></a>. Pekanbaru: Penerbit Narawita<br>Derichard H. Putra, dkk. 2024. <a href="https://guruku.kosabudaya.id/bukusekolah/sma-smk-ma/buku-budaya-melayu-riau-bmr-untuk-sma-smk-ma-kelas-xii-kurikulum-merdeka/"><em>Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas XII</em></a>. Pekanbaru: Penerbit Narawita<br>Taufik Ikram Jamil, Derichard H. Putra, Syaiful Anuar. 2021. <a href="https://guruku.kosabudaya.id/bukusekolah/smp-mts/buku-budaya-melayu-riau-bmr-kelas-vii-k13-smp-mts/"><em>Pendidikan Budaya Melayu Riau untuk SMP/MTs Kelas VII</em></a>. Pekanbaru: Penerbit Narawita.<br>https://metromadani.com/pendidikan/tunjuk-ajar-melayu-media-terbaik-dalam-membentuk-jati-diri-generasi-muda/<br>https://haluanpos.com/mkks-smp-rayon-1-pelalawan-taja-pelatihan-implementasi-kurikulum-merdeka-muatan-lokal-bmr/<br>https://metromadani.com/peristiwa/asn-diminta-teladani-ungkapan-didahulukan-selangkah-ditinggikan-seranting/<br>https://mediaindonesia.com/weekend/570645/pancung-alas-hukum-adat-hak-ulayat</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/derichard-h-putra-penulis-buku-buku-bmr-narawita/">Derichard H. Putra, Penulis Buku-buku BMR Narawita</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/derichard-h-putra-penulis-buku-buku-bmr-narawita/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Rawang Tengkuluk dan Cerita Lainnya</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-rawang-tengkuluk-dan-cerita-lainnya/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-rawang-tengkuluk-dan-cerita-lainnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 04:33:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7233</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di balik kabut legenda yang turun dari masa...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-rawang-tengkuluk-dan-cerita-lainnya/">Legenda Rawang Tengkuluk dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di balik kabut legenda yang turun dari masa silam, kita sering menemukan kisah yang sama: tentang seorang anak yang lupa pada budi orang tuanya. Begitulah yang terhimpun dalam buku <em>Legenda Rawang Tengkuluk dan Cerita Lainnya</em>. Buku ini ibarat cermin yang memantulkan wajah-wajah durhaka—anak-anak yang menolak nasihat, melawan kasih sayang, bahkan tega menyingkirkan ibu kandungnya sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisah utama, <em>Legenda Rawang Tengkuluk</em>, bercerita tentang seorang anak yang ditelan bumi di sebuah rawang yang kini dinamakan Rawang Tengkuluk. Keangkuhan dan keras kepalanya berbuah kutukan yang mengubah jalan hidupnya. Kutukan itu bukanlah hukuman, melainkan tanda abadi bahwa kasih sayang orang tua tidak bisa diabaikan tanpa konsekuensi.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" width="494" height="692" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2025/08/rawangtengkulukdanceritalainnya2.guruku.kosabudaya.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7254" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Legenda Rawang Tengkuluk dan Cerita Lainnya<br><strong>Genre:</strong> <br>Cerita Rakyat / Legenda Nusantara<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>188 Hal + xvi<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>&#8211;<br><strong>Harga:<br></strong>79.000<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita lain yang ikut menghuni halaman buku ini juga berpijak pada tema serupa: anak-anak yang tidak mengakui orang tuanya sendiri, yang melupakan orang tua di masa senja, atau yang lebih memilih kesenangan dunia daripada kasih sayang keluarga. Meski setiap kisah berakhir dengan getir, di sanalah letak kekuatannya: pesan moral mengalir deras, menegaskan bahwa durhaka hanya akan menjerumuskan pada penyesalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahasa dalam buku ini sederhana, mengalir seperti dongeng nenek di beranda rumah saat senja. Pantun dan peribahasa sesekali menghiasi cerita, memberi nuansa Melayu yang hangat. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Legenda Rawang Tengkuluk dan Cerita Lainnya</em> adalah jendela menuju masa lalu—masa ketika cerita rakyat digunakan sebagai penuntun moral, bukan sekadar penghibur. Buku ini layak hadir di rak sekolah dan rumah, agar anak-anak masa kini tidak lupa bahwa di balik kasih seorang ibu tersimpan doa, dan di balik doa ada keberkahan hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Membaca buku ini seperti mendengar suara lama yang berbisik: <em>jangan sekali-kali engkau durhaka, karena luka di hati orang tua akan kembali padamu sebagai kutukan takdir.</em></p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-rawang-tengkuluk-dan-cerita-lainnya/">Legenda Rawang Tengkuluk dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-rawang-tengkuluk-dan-cerita-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Putri Indera Dunia dan Cerita Lainnya</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-indera-dunia-dan-cerita-lainnya/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-indera-dunia-dan-cerita-lainnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 12:43:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7228</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konon, nun jauh di seberang samudera, di tanah...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-indera-dunia-dan-cerita-lainnya/">Legenda Putri Indera Dunia dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Konon, nun jauh di seberang samudera, di tanah India yang harum semerbak bunga-bunga kasturi, tersebutlah seorang puteri yang tiada banding keelokannya: elok paras, elok perangai, elok tutur, elok budi. Permata yang bersinar di singgasana emas, cahaya yang menyimbah wajah negeri dari ufuk ke ufuk. Ia adalah Puteri Indera Dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kononnya lagi, di tanah Swarnadwipa, di tempat pertemuan dua batang sungai besar—Batang Mahat dan Batang Kampar—berdirilah sebuah kerajaan yang termasyhur lagi megah. Negeri itu dulunya subur makmur, dihuni rakyat yang hidup rukun di bawah lindungan alam dan adat. Namun, segalanya berubah tatkala tampuk kuasa jatuh ke tangan seorang raja bernama Raja Panjang Jungu.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" width="494" height="694" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2025/08/putriinderaduniadanceritalainnya2_guruku.kosabudaya.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7251" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Legenda Putri Indera Dunia dan Cerita Lainnya<br><strong>Genre:</strong> <br>Cerita Rakyat / Legenda Nusantara<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>178 Hal + xvi<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>&#8211;<br><strong>Harga:<br></strong>79.000<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Legenda Putri Indera Dunia dan Cerita Lainnya</em> menghadirkan sang putri bukan sekadar sebagai tokoh legenda, melainkan sebagai simbol kemurnian hati, keteguhan jiwa, dan kecintaan pada tanah kelahiran. Di sela-sela kisahnya, pembaca diajak menyelami aroma laut yang asin, memandang langit senja yang membara, dan mendengar suara ombak yang seolah mengulang doa-doa lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, buku ini tak berhenti pada satu kisah. Ia merangkai beragam cerita rakyat Melayu Riau yang sarat makna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap kisah diperkaya dengan pantun, pepatah petitih, dan bahasa yang mengalir indah seperti syair lama. Membacanya bukan hanya mengundang kenangan, tetapi juga menyalakan kembali denyut nadi budaya Melayu—warisan lisan yang nyaris terlupakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Putri Indera Dunia, pembaca akan berjumpa dengan <span style="font-size: revert; color: initial; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif;">Datuk Jimbam dan Putih Jarum Pemilin</span>, <span style="font-size: revert; color: initial; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif;">Gadih Kainam dan Bujang Mat Saleh</span>, <span style="font-size: revert; color: initial; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif;">Putri Hijau dan Panglima Penjarang</span>, <span style="font-size: revert; color: initial; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif;">Dayang Daipah dan Rajo Bujang</span>, <span style="font-size: revert; color: initial; font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, &quot;Segoe UI&quot;, Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, &quot;Helvetica Neue&quot;, sans-serif;">Putri Bunga Setangkai &amp; Tujuh Putri, dan cerita lainnya.</span> Masing-masing menghadirkan aroma kampung halaman: hutan yang rimbun, sungai yang berliku, rantau yang sunyi, dan adat yang sarat makna. Kisah-kisah ini tak semata menonjolkan kecantikan atau kemegahan istana, melainkan menyimpan keberanian yang membara, kesetiaan yang diuji, dan kebijaksanaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Membaca buku ini bagaikan duduk di serambi rumah kayu, sambil mendengar atuk dan nenek bercerita di malam bulan purnama. Kata-katanya lembut, dan nilai-nilai yang terpatri di setiap halaman mengalir halus ke relung hati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, ketika halaman terakhir ditutup, yang tersisa hanya rasa hangat di dada. Ia seperti kita baru pulang dari sebuah perjalanan panjang, membawa pulang cerita-cerita yang tak lekang dimakan waktu.</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-indera-dunia-dan-cerita-lainnya/">Legenda Putri Indera Dunia dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-indera-dunia-dan-cerita-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Putri Sintong dan Cerita Lainnya</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-sintong-dan-cerita-lainnya/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-sintong-dan-cerita-lainnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 09:06:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7222</guid>

					<description><![CDATA[<p>Alkisah, di Kerajaan Sintong dahulunya, tersebutlah Putri Sintong...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-sintong-dan-cerita-lainnya/">Legenda Putri Sintong dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Alkisah, di Kerajaan Sintong dahulunya, tersebutlah Putri Sintong nan elok rupakan. Wajah bak bulan penuh, alis melengkung bak bulan sabit muda. Kulitnya kuning langsat, rambut panjang mengurai. Ia laksana sepuhan air emas, bagai lukisan tangan malaikat. Begitu orang tua-tua menyebutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konon kabarnya pula, di suatu petang yang permai, tatkala mentari condong ke barat dan angin dari hulu bertiup semilir membawa harum bunga-bunga indah, anak raja Pekaitan hendak bertamasya menghulu Batang Rokan menuju Siarangarang. Pangeran menunggang seekor kuda kerajaan berwarna hitam nan gagah. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" width="493" height="742" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2025/08/putrisintong2_guruku.kosabudaya.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7247" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Legenda Putri Sintong dan Cerita Lainnya<br><strong>Genre:</strong> <br>Cerita Rakyat / Legenda Nusantara<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>190 Hal + xvi<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>&#8211;<br><strong>Harga:<br></strong>79.000<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buku <em>Legenda Putri Sintong dan Cerita Lainnya</em> tidak hanya mengisahkan legenda sang putri, tetapi juga menghadirkan rangkaian cerita rakyat Melayu Riau lainnya yang nyaris dilupakan oleh zaman. Di dalamnya, pembaca akan diajak menjelajahi dunia yang dipenuhi tokoh-tokoh unik dan sarat makna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekuatan utama buku ini terletak pada cara penulis menghidupkan kembali cerita-cerita lama dengan bahasa yang kaya, lembut, dan memikat—seolah-olah pembaca sedang duduk di beranda rumah, mendengar cerita dari seorang penutur tua yang menguasai setiap intonasi, jeda, dan rahasia. Narasinya mengalir seperti irama pantun lama, yang menghadirkan nuansa magis dan nostalgia yang dalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain narasi yang memikat, buku ini juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Ia adalah arsip emosional dari kearifan lokal—menyimpan petuah, norma, dan filosofi hidup yang diwariskan oleh nenek moyang. Setiap cerita bukan hanya hiburan, tetapi juga cermin yang memantulkan wajah dan jiwa masyarakat masa lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Legenda Putri Sintong dan Cerita Lainnya</em> bukan sekadar bacaan; ia adalah jembatan yang menghubungkan generasi kini dengan masa lampau. Bagi pembaca dewasa, ia menghadirkan nostalgia dan rasa bangga akan warisan budaya. Bagi generasi muda, ia membuka pintu menuju dunia legenda yang penuh warna, misteri, dan pelajaran hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah karya yang wajib dimiliki bagi siapa saja yang mencintai kisah-kisah rakyat, sejarah lisan, dan dongeng yang tak lekang dimakan waktu. Membacanya seperti melakukan perjalanan melintasi kabut pagi di tepi danau—kita tak tahu apa yang akan muncul di depan, tetapi setiap langkah terasa mempesona.</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-sintong-dan-cerita-lainnya/">Legenda Putri Sintong dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-putri-sintong-dan-cerita-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-gadih-tanaku-dan-cerita-lainnya/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-gadih-tanaku-dan-cerita-lainnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 04:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://guruku.kosabudaya.id/?p=7216</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di balik rimba, di tepi sungai berliku, dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-gadih-tanaku-dan-cerita-lainnya/">Legenda Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di balik rimba, di tepi sungai berliku, dan di puncak bukit yang diselimuti kabut, bersemayam kisah-kisah lama yang selama ini hanya berbisik di telinga para tetua. <em>Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya</em> menghidupkan kembali warisan tutur Nusantara itu dalam untaian bahasa yang indah, magis, sekaligus menggugah rasa.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" width="492" height="694" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2025/08/gadihtanaku2_guruku.kosabuda.id_.jpg" alt="" class="wp-image-7239" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:<br></strong>Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya<br><strong>Genre:</strong> <br>Cerita Rakyat / Legenda Nusantara<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>180 Hal + xvi<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>A5 (148×210)<br><strong>ISBN:</strong><br>&#8211;<br><strong>Harga:<br></strong>79.000<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita utama, “Gadih Tanaku”, mengisahkan gadis bunian jelita yang menyimpan rahasia kelam: di siang hari ia manusia sempurna, namun di malam sunyi ia menjelma menjadi harimau gagah. Taringnya adalah hukum, dan diamnya adalah ancaman. Legenda ini bukan sekadar kisah mistis, melainkan juga simbol sumpah, kehormatan, dan sempadan tak berjarak antara cinta dan amarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya <em>Legenda</em> <em>Gadih Tanaku</em>, buku ini juga memuat deretan cerita rakyat lain yang tak kalah memikat—tentang raja-raja bijak yang mempertahankan tanah airnya, putri-putri yang melawan takdir, hingga peperangan dahsyat yang diwarnai kesetiaan dan pengkhianatan. Setiap kisah menyajikan hiburan yang   sarat makna moral dan filosofi hidup masyarakat pada zamannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahasa yang digunakan penulis lembut dan puitis, dengan alur yang mengalir seperti dendang lama. Pembaca akan merasa seperti duduk di beranda rumah, mendengarkan kisah atuk dan nenek bertutur di bawah cahaya lampu minyak. Ilustrasi yang menyertai tiap cerita memperkaya imajinasi seolah membawa kita langsung masuk ke hutan rimba, istana megah, atau tepian sungai purba tempat kisah itu terjadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buku ini layak menjadi koleksi, bukan hanya bagi pecinta sastra dan budaya, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin merasakan kembali degup jantung tanah leluhur. <em>Legenda</em> <em>Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya</em> adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini—mengajarkan bahwa legenda bukanlah dongeng mati, melainkan cahaya yang terus menyala di hati generasi berikutnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-gadih-tanaku-dan-cerita-lainnya/">Legenda Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/legenda-gadih-tanaku-dan-cerita-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Budaya Melayu Riau (BMR) Kurikulum Merdeka untuk SD/MI Kelas VI</title>
		<link>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/budaya-melayu-riau-bmr-kurikulum-merdeka-untuk-sd-mi-kelas-vi/</link>
					<comments>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/budaya-melayu-riau-bmr-kurikulum-merdeka-untuk-sd-mi-kelas-vi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 10:01:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Koleksi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku BMR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://narawitaswarnapersada.com/?p=5927</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUKU ini adalah buku siswa untuk mata pelajaran...</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/budaya-melayu-riau-bmr-kurikulum-merdeka-untuk-sd-mi-kelas-vi/">Budaya Melayu Riau (BMR) Kurikulum Merdeka untuk SD/MI Kelas VI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BUKU ini adalah buku siswa untuk mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) Budaya Melayu Riau (BMR) untuk tingkat SD/MI kelas VI. Buku disusun berdasarkan Kurikulum Merdeka Muatan Lokal Budaya Melayu Riau 2023. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="alignleft size-full is-resized"><img decoding="async" width="800" height="1140" src="https://narawitaswarnapersada.com/wp-content/uploads/2024/08/COVER-KELAS-6-2_kosabudaya.id_.jpg" alt="" class="wp-image-6004" style="width:150px"/></figure>
</div>


<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong>Judul Buku:</strong><br>Budaya Melayu Riau (BMR) Kurikulum Merdeka untuk SD/MI Kelas VI<br><strong>Penulis:</strong><br>Derichard H. Putra<br><strong>Jumlah Halaman:</strong><br>174 Hal + xii<br><strong>Ukuran Buku:</strong><br>B5 (176×250)<br><strong>ISBN:</strong> <br>978-623-5415-20-8<br><br><br><strong>Tahun:<br></strong>2024<br><strong>Harga:<br></strong>59.000,-<br><strong>Penerbit:</strong><br>PT. Narawita Swarna Persada</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>KANDUNGAN BUKU</strong><br>BAB 1 Ekologi Biologis Alam Riau: Flora dan Fauna<br>BAB 2 Baca Tulis Arab Melayu: Prosa Hikayat<br>BAB 3 Adab Aktivitas Hidup Sehari-hari<br>BAB 4 Situs dan Tokoh Pejuang Melayu Riau Masa Kolonial<br>BAB 5 Tertib Berpakaian Melayu Riau<br>BAB 6 Seni Pertunjukan Tradisional Melayu Riau<br>BAB 7 Makan Berhidang Melayu Riau <br>BAB 8 Permainan Tradisional dengan Peralatan<br>BAB 9 Peralatan Kerja Melayu Riau</p>
<p>Artikel <a href="https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/budaya-melayu-riau-bmr-kurikulum-merdeka-untuk-sd-mi-kelas-vi/">Budaya Melayu Riau (BMR) Kurikulum Merdeka untuk SD/MI Kelas VI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://narawitaswarnapersada.com">Penerbit Narawita</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://narawitaswarnapersada.com/koleksibuku/budaya-melayu-riau-bmr-kurikulum-merdeka-untuk-sd-mi-kelas-vi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/0 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis (Request-wide modification query)

Served from: narawitaswarnapersada.com @ 2026-06-25 04:00:12 by W3 Total Cache
-->